Surat Untuk Diriku Sendiri

… terkadang berbicara dengan diri sendiri itu menyenangkan

Hei kamu yang ada di sana,

Pagi ini kamu terbangun di pagi hari seiring dengan terbitnya matahari di ufuk timur nun jauh di sana, dan merasa sangat bugar. Sudah lama sekali hari seperti ini terjadi di hidup kita. Kamu bersyukur untuk pagi yang indah ini. Matahari pun menebarkan sinarnya dengan bangga, tidak seperti pagi-pagi lainnya yang tertutup oleh mendung. Seolah-olah meneriakkan semangat untuk kamu dalam menjalani tahun 2012 di bulan kedua ini.

Saya sangat bangga terhadap kamu, yang telah berani untuk mengambil keputusan besar. Kamu telah memutuskan untuk melanjutkan mengenyam pendidikan. Terlepas dari beberapa keraguan dan ketakutanmu terhadap masalah-masalah yang mungkin timbul nantinya, kamu memberanikan diri untuk menjalani hidupmu dengan lebih positif. Bangku pendidikan hukum yang pernah kamu enyam sebelumnya, bukanlah panggilan jiwamu. Dunia hukum adalah dunia kemunafikan. Mengedepankan nilai-nilai kebenaran yang nantinya ditukarkan dengan lembaran kertas dengan nilai mata uang demi mengejar kekayaan, pengaruh dan kejayaan. Semuanya di atas penderitaan banyak orang lain. Mengkhianati cita-cita suci keadilan dan bumi Indonesia tercinta. Semoga semuanya berjalan dengan baik demi masa depan kita berdua.

Kamu mencintai seorang wanita sepenuh hati. Seorang wanita yang kamu sungguh-sungguh percaya dapat membuatmu bahagia dengan cintanya. Kasihnya yang membuatmu terpana. Dekapnya yang menenangkan. Sungguh kamu menginginkan dia di dalam hidupmu sebagai satu-satunya wanita yang akan menemani hidupmu sampai di akhir nafas. Kamu berharap dan berjuang dengan segala upaya menjaga hubungan ini. Meskipun kita harus bersabar menunggu waktu yang tepat dalam beberapa tahun ke depan, tapi kamu telah membulatkan tekad. Aku dan kamu sama-sama menginginkan dia.

Kamu sudah tidak pernah merasa sendirian lagi karena dirinya yang selalu menemani langkah kita berdua. Sungguh beruntung kita. Karena kamu benar-benar sudah tidak sendirian lagi. Karena selain diriku, ada dia. Maka, tetaplah kuat dalam menghadapi hidup hei kamu yang ada di sana. Hidup benar-benar memberikan segala yang kita perlukan di saat yang tepat. Semua kebahagiaan, masalah, tawa dan tangis. Ada waktu untuk semuanya bagi kita berdua. Semuanya proses belajar yang harus kita jalani dan lewati.

Saya percaya padamu bahwa semuanya akan mampu kita jalani dengan kuat. Karena kita adalah KITA!!!

 

-yourownself